Berita


PONTIANAK, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II mulai mengoperasikan terminal baru yang difungsikan untuk keberangkatan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

"Terminal baru ini mulai beroperasi pada 15 Juni dan kita masih melakukan penyempurnaan pelayanan di terminal," kata General Manager Bandara Supadio Bayuh Iswantoro saat mendampingi peninjauan oleh anggota Komisi V DPR RI asal dapil Kalbar di Bandara Supadio, Rabu (21/6/2017).

Sementara itu,  menjelang puncak arus mudik Idul Fitri tahun ini, terdapat penambahan empat jadwal penerbangan (extra flight) dari beberapa maskapai.

Ia menyebutkan, jumlah penumpang arus mudik tahun ini meningkat 27 persen dibandingkan pada tahun 2016 yang lalu.  Adapun untuk jadwal pesawat mengalami kenaikan sebanyak 37 persen.

"Diprediksi puncak arus mudik akan berlangsung pada dua hari menjelang Idul Fitri dan arus balik diperkirakan enam hari setelah," ujar Bayuh.

Dalam sepekan terakhir, sambung Bayuh, terjadi pergerakan sebanyak 76.000 penumpang dan pesawat sebanyak 490 penerbangan.

Untuk pelayanan, pihak Angkasa Pura meningkatkan pelayanan di terminal baru, termasuk penyehatan landasan, jalur taxi dan apron.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan, peninjauan yang ia lakukan tersebut berkaitan dengan mudik lebaran tahun ini, termasuk melihat persiapan pelayanan di bandara.

"Kita lihat persiapannya, jangan sampai nanti terkendala. Ini kan tradisi satu tahun sekali dan kita harapkan masyarakat juga merasa nyaman. Dan kita bersyukur segala persiapan sudah cukup baik," ujar Abdullah.

Peningkatan jumlah penumpang pada tahun ini, patut disyukuri. Dalam sehari, papar Abdullah, terdapat 90 lebih penerbangan di Bandara Supadio.

"Ini juga mengindikasikan bahwa ada peningkatan ekonomi yang sudah cukup baik," ungkapnya.

Ke depan Abdullah berharap Bandara Supadio bisa menjadi tempat transit dan embarkasi keberangkatan haji. Untuk saat ini, di Bandara Supadio melayani beberapa rute penerbangan internasional, diantaranya ke Kuching dan Kuala Lumpur, Malaysia.

"Dalam waktu dekat juga kabarnya akan dibuka rute ke Penang Malaysia dan Singapura," ujarnya.

Wajah baru Bandara Internasional Supadio saat ini memiliki kapasitas 3,8 juta penumpang per tahunnya dengan panjang landasan pacu 2.250 meter. Jumlah tersebut meningkat hampir 200 persen dibandingkan dengan sebelumnya yaitu hanya 1,5 juta penumpang per tahun.