Berita


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pengoperasian minimal terminal baru Bandara Internasional Supadio menambah luasan pelayanan bandara terhadap penumpang serta daya tampung menjadi 3,5 juta penumpang.

Mulai beroperasi Kamis (15/6/2017) , seluruh operasional dan fasilitas bandara yang lebih update dari terminal lama dapat dinikmati masyarakat saat memanfaatkan jasa transpotasi udara melalui Bandara Supadio.

General Manajer Bandara Internasional Supadio, Bayuh Iswantoro mengatakan pengoperasional terminal baru akan menjadi icon baru masyarakat.

Terhadap pelayanan bandara yang lebih representatif. Karena selain perluasan tentunya, peningkatanan fasilitas pelayanan terjadi peningkatan.

"Termasuk untuk rute menuju bandara, juga mengalami perubahan. Rutenya khusus dari Jalan Arteri Ayani harus memutar balik, melewati arah dari jalur arah cargo," katanya, Minggu (18/6/2017).

Sistemnya, terhadap penumpang akan mendapat arahan melalui petunjuk rambu-rambu di jalan. Sifatnya ini permanen untuk kedepan. Pengoperasian terminal baru ini juga akan menjadi sambutan meningkatnya arus lebaran 2017.

"Terminal baru ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kalbar dalam menggunakan bandara," ungkapnya.

Luas total pada bandara terminal, saat ini diperkirakan mencapai total 32 ribu m2. Dengan 4 
garbarata, 40 konter cek in, serta fasilitas lebih lengkap pada ruang tunggu. Termasuk toilet yang selalu bersih.

"Dalam persiapan arus lebaran ini, sangat tepat sekali. Karena daya tampung bandara luas. Diperkirakan puncak lonjakan arus lebaran, sekitar H-4 sampai H-2 untuk arus balik H+5. Setiap harinya akan terdapat 12 ribu pernumpang yang akan melewati Bandara Internasional Supadio," pungkas Bayuh Iswantoro.