Berita


SUNGAI  RAYA — Segenap jajaran manajemen PT. Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio, meminta maaf kepada semua penumpang dan pengguna jasa Bandara Supadio atas terjadinya insiden copotnya sebagian plafon di ruang keberangkatan bandara, Selasa (21/3) sekitar pukul 15.00.

“Copotnya sebagian plafon di ruang keberangkatan bandara itu, termasuk kerusakan ringan saja dan tadi malam sudah kami kebut perbaikannya,” kata Chief Airport PMU Bandara Supadio, Chuanda kepada Pontianak Post, Rabu (22/3).

Chuanda menerangkan, copotnya sebagian  plafon bandara tersebut akibat hantaman angin kencang, lantaran kala itu berdasarkan laporan dari BMKG Supadio di sekitar kawasan Bandara Supadio terjadi curah hujan dengan intensitas lebat  yang disertai angin kencang.

“Kami tegaskan, plafonnya bukan runtuh atau ambruk, karena kalau disebut ambruk itu tentunya rusak dengan konstruksinya, namun ini hanya copot penutup plafonnya dan mengakibatkan rusak ringan dan sudah diperbaiki,” jelasnya.

Pengerjaan plafon sendiri kata Chuanda pada dasarnya belum semuanya rampung, karena plafon di sisi luar bandara masih ada yang belum dikerjakan. “Untuk pengerjaan plafon sendiri itu sudah sekitar 80 persen, untuk mengantisipasi kembali terjadinya kejadian serupa, kami akan mengebut dan mengoptimalkan pengerjaan plafon di bagian dalam hingga di bagian luar terminal bandara,” terangnya.

Dia mengatakan dari  plafon yang copot hanya sebagian kecil, yakni sekitar 114 meter persegi dari luasan 6000 meter persegi plafon yang dikerjakan.

Pengerjaan plafon bagian dalam termasuk di sekitar ruang tunggu keberangkatan tersebut dikatakan sudah selesai dalam dua bulanan terakhir dan hingga saat ini di sisi lain plafon bagian sisi lain juga terus dikerjakan. “Baru  kemarin angin kencang itu menghantam dari arah berbeda seperti biasanya, sehingga membuat sebagian plafon di ruang keberangkatan yang copot perlu diperbaiki,” terangnya.

Sesaat setelah kejadian pihak banadara sendiri bersama kontraktor dan tim teknis juga langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi copotnya sebagian plafon dan segera melakukan  perbaikan.

Pihak Bandara Supadio sendiri memastikan pengerjaan pembangunan di lapangan sudah dilakukan sesuai perencanaan. “Pengerjaan pembangunan ini sudah sesuai perencanaan karena ada konsultan pengawas, termasuk pengawas tetap dan spesifikasi teknis,” ucapnya. Seraya mengatakan spesifikasi teknis telah sesuai perencanaan karena dikawal ketat konsultan pengawas dari managemen konstruksi.

Maintenance Manager Bandara Supadio, Bandang Dwisasono menambahkan sesaat setelah kejadian pihak bandara sendiri langsung melakukan recovery termasuk perbaikan terhadap plafon yang copot akibat hantaman angin kencang. “Yang pasti saat kejadian tidak sampai menganggu aktivitas di  bandara, dan saat ini aktvitas bandara sudah berjalan seperti biasanya,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Bandang kembali menegaskan segenap jajaran Bandara Supadio meminta maaf atas sempatnya terjadi ketidaknyamanan yang terjadi saat terjadinya copot sebagian plafon di ruang tunggu keberangkatan Bandara Supadio. “Kami akan terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan di bandara. Kami juga akan memantau  sekaligus kembali melakukan pengecekan terhadap semua plafon dan pengerjaan lainnya yang belum rampung yang ada di  setiap sisi  bandara,” pungkasnya. (ash)